Selasa, 18 Agustus 2020

Lunas Hutang Modal Sedekah

 

Kisah ini terjadi beberapa hari lalu ketika saya sendiri sedang menabung untuk bayar hutang besi.
Disaat bersamaan datang teman butuh bantuan mendesak pada tanggal tertentu. Akhirnya saya bilang,'Insya Allah, saya bantu.'
 
Dan pada tanggal tersebut teman saya bilang ingin ke rumah mengambil uang yang saya janjikan. Saya bingung karena belum siap.
 
Akhirnya saya mendatangi seorang teman dengan maksud pinjam uang. Setelah bertemu, kami ngobrol. Saya ceritakan seadanya. Alhamdulillah, ia memberi pinjaman sebanyak yang saya dibutuhkan.
 
Malamnya, teman saya yang butuh pinjaman datang lalu saya berikan semua uang yang ia butuhkan. Saya bilang, ini bukan pinjaman. Ini yang bisa saya bantu semampu saya.
Saya senang melihat teman saya tersebut terlihat gembira. Setelah ia pulang, saya berfikir harus berusaha melunasi hutang saya ke toko besi dan kepada teman saya yang memberi pinjaman.
 
Alhamdulillah, besoknya Allah memberi saya uang cash. 4 kali, lipat maaf, 6 kali lipat dari jumlah uang yang saya beri kepada teman saya yang butuh uang tersebut.
Uang ini esoknya saya lunasi hutang besi dan bisa beli cash besi yang saya butuhkan untuk rumah istri saya yang di Jatimerta.
 
Ke teman yang memberi pinjaman saya kembalikan uang tersebut tapi dia menolak. Ia ikhlas beri uang itu untuk saya. Saya tidak mau karena dia sudah menolong saya. Akhirnya uang itu kami bagi dua dan kami sama-sama tersenyum.
 
Alhamdulillah, besi sudah ada di rumah yang hendak saya renov. Rumah istri saya ini rumah tua. Temboknya masih dari kapur sehingga mudah melepuh. Saya ganti menjadi tembok granit 80×80 putih. Plafon masih menggunakan bambu di cat putih. Insha Allah diganti pvc. Sedangkan bagian samping ruangan saya buat 2 lantai mezzanine. Lantai yang sudah keramik 30x30 saya urug tinggi 50 cm ganti granit 80x80.
Semoga Allah rido dan berkahi ihtiar kita. Aamiin.
 
Sumber : Group Majelis Puasa Daud Facebook.